Jumat, 01 Mei 2015

TAMYIZ

Tamyiiiiiiiz, mudah, mantab, Alhamdulillah

Lagi dan lagi Yel-yel metode tamyiz terdengar di Banat 1 komplek Mariatul Fauziah. Beberapa santri putri mulai mengikuti Tamyiz sejak Ramadhan 1435, sekitar tahun 2014. Adapun kelas tamyiz putri terbagi 3 : Tamyiz Alif, Ba` dan Jim, yang diarahkan langsung oleh Ning Lulu.

   *  Tamyiz Alif terdiri dari kelas campuran 3 dan 2 diniyah yang pertamakali mengikuti tamyiz
   *  Tamyiz Ba` khusus kelas 3 diniyah yang baru mengikuti tamyiz, dan
   *  Tamyiz Jim diadakan untuk kelas 1 diniyah, untuk memancing pemahaman mereka tentang Nahwu

Adapun dalam prakteknya, baru tamyiz A dan B yang sudah secara langsung memakai metode tamyiz. Dan untuk tamyiz A dan tamyiz putra sudah hampir menguasai Tamyiz 2. Walau belum sempurna, pencapaian ini akan tetap dilanjutkan guna mendapatkan hasil yang diingkan semua pihak.
Metode tamyiz ini adalah metode mempelajari kitab kuning versi anak-anak yang sedang dikembangkan oleh Kiai Abaza dari Pondok Baitut Tamyiz Jawa Barat.

Adapun pembelajaran ini termasuk extra pondok (EXPO). Karena memang metodenya berbeda dengan salaf dan termasuk area bermain. Area bermain yang dimaksud adalah karena metode ini memadukan unsur music dan unsur pembelajaran.


Diharapkan kedepannya santri ini bisa mengembangkan dan membantu pihak pesantren baik secara keilmuan dan tenaga. Sehingga jadilah seorang Ustadz yang tidak hanya pandai kitab kuning namun juga pandai dalam keilmuan Umum di sekolah masing-masing.

Minggu, 12 April 2015

Nice Day to Photo Together


Jumat, 10 April 2015

Brosur Santri Baru Putri

Assalamualaikum,,, pembaca yang budiman, dalam rangka ajaran baru pihak pondok membuka pendaftaran santri baru ^_^ berikut brosurnya. . .
Semoga kita selalu dalam rahmat dan hidayahNYA "amin"

Selasa, 09 Desember 2014

Sejarah Singkat Pon.Pes. Nurul Huda Pringsewu

Sekitar pada tahun 1950 terjadi peperangan di Jawa Tengah melawan belanda. KH. Abdullah Sayuti pendiri Nurul Huda dan KH. Gholib termasuk pejuang kemerdekaan yang menjadi buronan antek-antek belanda. Karena kejaran tersebut beliau berdua beralih tempat ke pulau lampung, dan bermukim di pringsewu. Keduanya lalu membagi wilayah dalam menyebarkan Islam yakni KH.Gholib wilayah Pringsewu Barat dan KH.Abdullah Sayuti wilayah Pringsewu Selatan.

Pondok pesantren Nurul Huda didirikan pada tahun 1966.
Awal mulanya KH.Abdullah Sayuti membangun surau panggung kecil dan sederhana, yang oleh masyarakat sekitar dinamakan Nurul Huda. Surau itu beliau fungsikan untuk menyebarkan agama Islam disekitar masyarakat pringsewu.
Semakin hari banyak warga bertambah banyak dalam mengikuti kegiatan mengaji yang beliau asuh, sehingga beliau mulai membuat asrama untuk sebagian warga yang bermukim jauh dari surau tersebut. Kebanyakan santri asuhan beliau dulu tidak sepenuhnya menetap dalam pesantren atau disebut juga santri kalong.

Perkembangan dan pembangunan nurul huda
Selanjutnya pada tahun 1860, mulai membangun pemukiman santri dan Madrasah Ibtidaiyah yang menampung santri yang ingin menetap dan memperdalam ilmu agama dan pengetahuan umum.
1983-2000 perkembangan santri Nurul Huda sangat pesat, sekitar tahun 1988 Madrasah Ibtidaiyah diganti dengan Madrasah Diniyah. Dan tahun 2000 betambah Madrasah Tsanawiyah dan Madrasah Aliyah berikut menyusul KBIH.
Tahun 2012 yayasan pesantren Nurul Huda mendirikan SMK Keperawatan. Tahun ini juga menjalin hubungan koperasi dengan BMT Sidogiri milik Pesantren Sidogiri Pasuruan Jawa Timur. Dari  tahun 2007 hingga saat ini, Pondok Pesantren Nurul Huda masih terus membangun dan mengembangkan sarana santri putra maupun putri.

1 pondok 5 lokasi (komplek)
Sehingga pada tahun ini Pondok Pesantren Nurul Huda memiliki 3 lokasi santri putri dan 2 lokasi santri putra, yaitu :
  •  Banat 1 (Mariatul Fauziah) diasuh Hj.Almukarromah
  •  Banat 2 (Al-Fuadiyah) diasuh KH. Fuad Abdillah
  •  Banat 3 (Al-Aziziah) yang diasuh Hj. Hamdanah, AS.
  •  Banin 1 (Nurul Huda Pusat) diasuh KH. Moh. Shohib, AS.
  •  Banin 2 (Al-Husein) diasuh H. Ahmad Husein, AS.

Minggu, 07 Desember 2014

Intoduce

Hi,,, my name mariatul fauziah, call me MaFa
Iam a women area in Yayasan Pon. Pes. Nurul Huda Pringsewu Lampung
Now, i want to great with it... becouse this place so nice n good
if you want to study school religion and school building, actually this place